HL, ada poto
 
Teks poto
 
TINJAU – Bupati Tanjung Jabung Timur Zumi Zola Zulkifli didampingi Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Budi Wasono dan sejumlah pejabat meninjau lokasi kebakaran kawasan hutan dan lahan perkebunan kelapa sawit di daerah itu baru – baru ini. Pelita/ist
 
 
Ribuan Hektar Hutan Gambut Terbakar Belum Dapat Dipadamkan
 
Muara Sabak, Pelita
 
          Kebakaran hutan dan lahan gambut yang terjadi di Provinsi Jambi sejak pertengahan bulan Ramadan lalu belum juga berhasil dipadamkan.
          Sumber Pelita, Kamis (8/9- 2011) menyebutkan, api yang bersumber dari kebekaran hutan dan lahan yang terdapat di Kabupaten Muaro Jambi, hanya dengan hitungan hari terus menjalar dan menganguskan sekitar 1.500 hektar kawasan hutan dan lahan perkebunan sawit yang terdapat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).
          Dinas Kehutanan Provinsi Jambi belum dapat dikonformasikan terkait kebakaran hutan dan lahan gambut yang terus meluas tersebut. Hanya saja, sumber yang layak dipercaya mengatakan, sedikitnya terdapat ratusan titik api yang sampai saat ini belum juga dapat dipadamkan.
          Pelita selanjutnya melaporkan, akibat kebakaran hutan dan lahan gambut tersebut sudah lebih sepekat sejumlah daerah di Provinsi Jambi, seperti di Kota Jambi mengalami kabut asap yang sangat mengancam kesehatan dan jarak pandang pengendara.
Terkait kebakaran sejumlah lahan perkebunan di tiga kecamatan dalam kabupaten Tanjung Jabung Timur, Bupati Zumi Zola meminta semua warga tidak panik menghadapi situasi tersebut.
Zola berjanji mencurahkan segenap perhatian dan kekuatan untuk mengatasi apapun persoalan yang dihadapi masyarakat. Tak terkecuali situasi kabut asap dan hujan jelaga yang terjadi akibat kebakaran lahan dan hutan.
Usai meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Kotokandis Kecamatan Dendang dan Blok N Desa Rawasari Kecamatan Berbak, Selasa (6/9) lalu, Zumi Zola meminta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sudirman, untuk segera memerintahkan para Camat, Lurah dan Kepala Desa agar menggelar shalat gaib memohon diturunkannya hujan oleh Allah SWT.
“Masyarakat untuk tetap tenang. Pemkab Tanjabtim akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi masalah kebakaran lahan ini,” kata Zumi Zola.
 Namun demikian, warga juga dihimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah terutama anak – anak karena udara saat ini bisa dikatakan kurang sehat. Apabila ada anggota keluarga masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan segera periksakan ke Puskesmas dan Puskesmas Pembantu terdekat.
‘’Saya sudah perintahkan semua Puskesmas dan Pustu untuk siaga 24 jam penuh, obat – obatan segera disuplay sesuai kebutuhan masyarakat,’’ujarnya.
Saat ini kebakaran lahan telah memusnahka sedikitnya 1500 hektar lahan perkebunan sawit di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Rantaurasau, Kecamatan Berbak dan Kecamatan Dendang.
Menurut Zumi Zola, bantuan peralatan dan relawan sangat dibutuhkan untuk mengatasi agar api bisa dipadamkan. Minimal dilokalisir. Penyebab kebakaran lahan dan hutan itu hingga saat ini masih dalam penyelidikan. Kerugian juga belum bisa ditaksir. (nf)

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s