Sejumlah Nama Mulai Santer Bakal Gantikan Darminto

Muara Sabak, Pelita
 
            Pasca memasuki masa pensiun yang dikabarkan terhitung mulai tanggal (TMP) 1 Januari 2012 mendatang, kursi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang selama ini diduduki Darminto mulai santer dibicarakan.
Bahkan, sejumlah nama tercium mulai kasak – kusuk berniat merebut kursi jabatan strategis di kabinet Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur Zumi Zola Zulkifli – Ambo Tang tersebut.   
Menurut sumber Pelita di Muara Sabak menyebutkan, sejumlah nama yang dikabarkan cukup santer disebut – sebut bakal menggantikan Darminto, seperti Ir H M Nuri yang sekarang menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Abdul Rasyid SP yang saat ini menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, H Sudirman, SH yang saat ini menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pem Kesra) Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Selain nama itu, juga belakangan muncul seperti nama Feri Marjoni yang belum lama ini dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Drs Ibnu Hayat sekarang menjabat Kepala Dinas Tata Kota Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Drs Rahmad Derita Harahap, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.
Dari sejumlah nama tersebut, katanya, terdapat nama yang cukup santer dibicarakan karena telah melakukan lobi – lobi khusus tidak saja melalui jalur birokrat tetapi juga melakukan lobi melalui jalur politik dan jalur hubungan emosional kepada sejumlah petinggi parpol dan mantan pejabat teras di Provinsi Jambi.
“Banyak pihak sudah mencium beberapa nama yang cukup intensif melakukan lobi khusus untuk mengejar kursi jabatan sekda tersebut. Hanya saja, tidak etis untuk diungkapkan,” katanya.
Informasi lain yang diperoleh terkait santernya sejumlah nama yang mulai melakukan kasak – kusuk untuk menggantikan Darminto, dikabarkan karena setelah dipastikan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjung Jabung Timur Darminto tidak diperpanjang.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Junaedi Rahmad yang dikonfirmasikan terkait santernya sejumlah nama yang disebut bakal menggantikan Darminto, Kamis (11/8- 2011) mengatakan, Ia belum mendengar adanya kabar seperti itu karena sampai saat ini belum pernah dilakukan pembahasan menyangkut jabatan Sekda Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
“Saya belum mendengar adanya kabar beredarnya sejumlah nama yang disebut – sebut bakal menggantikan Darminto. Tetapi walaupun demikian, saya akan mencari tahu sejauh mana kebernaran kabar tersebut,” ujarnya. (nf)
 
Poto H Nasroel Yasier
 
Zumi Zola Diingatkan Tidak Terjebak Mengatur Pejabat Diluar Sistem
 
Muara Sabak, Pelita
 
            Pergantian dan pengangkatan pejabat yang terus intensif dilakukan Bupati Tanjung Jabung Timur Zumi Zola Zulkifli diingatkan agar tidak terjebak dalam perangkap pengaturan pejabat di luar sistem pemerintahan. Apalagi, belakangan ini muncul isu miring dalam pergantian maupun pengangkatan pejabat di kabinetnya itu dinilai hanya persoalan senang atau tidak senang.
            Pengamat pemerintahan dan politik H Nasroel Yasier kepada Pelita, Kamis (11/8- 2011) mengatakan, pergantian maupun pengangkatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan hak prerogatif  Zumi Zola sebagai bupati di daerah itu.
            Tetapi tentunya, kata Nasroel, pergantian maupun pengangkatan pejabat dikabinetnya itu tidaklah semata – mata karena miliki hak prerogatif  sehingga dengan begitu saja dapat mengabaikan soal profesionalisme, jenjang kepangkatan, maupun etika lain,  seperti tentu juga tidak pantas membuang begitu saja pejabat yang selama ini memiliki prestasi yang baik, misalnya.
            Kalau saya melihat, kata Nasroel, rombak kabinet dalam mengganti dan mengangkat pejabat yang dilakukannya begitu kental dengan nuansa politis yang sengaja diatur dari luar sistem pemerintahan.
“Kelihatannya ada yang mengatur dari luas sistem pemerintahan dalam pergantian maupun pengangkatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur  dalam beberapa kali pelantikan yang sudah dilakukan,” kata Nasroel.
Menurut Nasroel Yasier, kondisi semacam ini tidak dapat terus dibiarkan berlangsung karena akan menimbulkan pereseden buruk selama kepemimpinan Zumi Zola di daerah itu.
“Dalam menata birokrasi pemerintahan, kan tidak bisa terlepas dari aturan maupun pengkajian yang dilakukan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat),” katanya.
Oleh sebab itu, mengganti maupun mengangkat pejabat tertentu tidak bisa hanya didasari karena persoalan politis, atau dikarenakan senang tidak senang terhadap pejabat tersebut.
            Menang, tidak bisa dipungkiri terkadang pengangkatan pejabat yang dilakukan tidak terlepas soal balas jasa ketika menghadapi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada). Tetapi harus disadari juga pejabat yang diangkat tidak bisa hanya dikarenakan dianggap sudah berjasa seperti itu.
“Mungkin, kalau hanya sekian persen bisa dimaklumi itupun tentunya tidak mengangkat pejabat yang pangkatnya belum mencukupi,” ungkapnya.
Tetapi inikan ada yang celakanya, seperti misalnya jabatan strategis di bidang konstruksi seperti terhadap jabatan Kepala Dinas PU. Apa iya pantas, kata Nasroel,  kalau jabatan itu diduduki pejabat yang latar belakang pendidikannya hanya seorang insiyur pertanian. Atau yang belatar pendidikan jebolan IAIN.
Namun kenyataannya begitulah, seperti terhadap jabatan Kepala Dinas PU Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang sekarang diduduki Ir HM Nuri, diketahui selama ini kalau pejabat tersebut berkarier dilingkungan Dinas Pertanian, termasuk sempat menjabat Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Dan belum lagi, ada beberapa pejabat yang dilantik masih tersangkut dalam permasalahan hukum walaupun kapasitasnya masih sebagai saksi. Melihat kenyataan itulah, kata Nasroel Yasier, diharapkan Zumi Zola tidak terjebak dalam pengaturan pejabat yang datang dari luas sistem pemerintahan atau dikarenakan soal politis tersebut.
Dalam catatan Pelita, Ir H M Nuri di era tahun 2000 –an menangani proyek bantuan alat dan mesin pertanian di Dinas Pertanian Provinsi Jambi yang sempat menuai masalah. (nf)

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s